Friday, July 29, 2016

Potensi Desa Romben Rana Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep



Potensi Sumber Daya Manusia
Dengan jumlah penduduk Desa Romben Rana sebanyak 1.515 jiwa, modal dasar sumber daya manusia dalam mendorong pergerakan perekonomian yang ada diantaranya adalah:

  1. Adanya sarjana atau lulusan perguruan tinggi sebanyak 54 jiwa
  2. Besarnya sumber daya perempuan usia produktif sebagai tenaga produktif dapat mendorong potensi industry rumah tangga.
  3. Kemampuan bertani yang diturunkan oleh orang tua kepada anak cucu.
  4. Kemampuan membuat kerajinan handcraft dan makanan olahan.
  5. Mata pencahariaan penduduk yang beraneka ragam, diantaranya: petani, peternak, PNS, pedagang, perikanan, guru, wiraswasta, dan sebagainya.

Potensi Sumber Daya Alam
Tata guna lahan Desa Romben Rana sebagian besar adalah wilayah pertanian, penggaraman dan tambak, permukiman penduduk, pertokoan, dan sekolahan. Berdasarkan tata guna lahan yang paling dominan di Desa Romben Rana berupa pertanian dan garam rakyat. Hal tersebut dikarenakan perbandingan antara daratan dengan perairan Desa Romben Rana lebih luas daerah daratannya. Daerah daratan hampir menguasai kurang lebih 85% dari luas Desa Romben Rana. Daerah perairan di Desa Romben Rana berupa lahan garam rakyat dan sebagian besar adalah lahan penggaraman rakyat. Dari lahan tambak masyarakat tersebut sebagian besar hanya dimanfaatkan pada saat musim garam tiba.
Desa Romben Rana terbagi menjadi tiga dusun, yaitu Dusun Patandun, Manteki, dan Kebun. Setiap dusun memiliki potensi sumber daya alam tersendiri sesuai dengan letak dusun yang ada. Dusun Patandun sebagai dusun dengan luas daratan paling banyak diantara ketiga dusun memiliki potensi sumber daya alam berupa hasil pertanian. Hasil pertanian yang dihasilkan oleh Dusun Patandun diantaranya adalah pohon siwalan, gula merah dari air siwalan, buah-buahan, sayur-mayur, dan hasil pertanian lainnya.
Untuk Dusun Kebun, potensi sumber daya alam yang dimiliki berupa hasil pertanian dan hasil laut. Hal tersebut dikarenakan letak Dusun Kebun yang berada di antara daratan dan pesisir pantai sehingga potensi sumber daya alam yang dimiliki lebih beragam. Potensi sumber daya alam dari hasil pertanian Dusun Kebun diantaranya adalah pohon kelapa, pohon siwalan, sayur-mayur, dan lain sebagainya. Sedangkan potensi sumber daya alam dari hasil laut diantaranya adalah ikan, rumput laut, dan sebagainya.
Sedangkan untuk potensi sumber daya alam Dusun Manteki lebih didominasi dari hasil laut meskipun dusun tersebut juga memiliki lahan pertanian yang cukup luas. Hal tersebut dikarenakan rumah penduduk yang lebih dekat dengan pesisir pantai dibandingkan lahan pertanian sehingga sebagian besar penduduk Dusun Manteki lebih memilih berprofesi sebagai nelayan. Potensi sumber daya alam Dusun Manteki diantaranya adalah ikan, rumput laut, pohon kelapa, dan lain sebagainya.
Berdasarkan uraian di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa potensi sumber daya alam Desa Romben Rana secara garis besar adalah hasil laut berupa ikan, dan hasil pertanian berupa pohon siwalan dan pohon kelapa. Hal ini akan dibahas secara lebih rinci sebgai berikut:
a)      Ikan
Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa Dusun Kebun dan Manteki merupakan dusun dengan potensi sumber daya alam hasil laut yang melimpah di Desa Romben Rana. Hal tersebut dikarenakan letak dusun yang dekat dengan pesisir pantai sehingga masyarakat banyak yang memilih berprofesi sebagai nelayan. Meski kadang kala terkendala cuaca serta periode pasang-surut air laut yang berubah sesuai rotasi bulan, hal tersebut tidak membuat masyarakat Desa Romben Rana menjadi enggan untuk melaut. Para nelayan Desa Romben Rana biasanya berangkat melaut selama sehari penuh dan kembali keesokan harinya. Hasil laut kemudian akan dijual kepada juragan ikan yang nantinya akan didistribusikan ke daerah Sumenep dan sekitarnya.
b)      Pohon Siwalan
Pohon siwalan merupakan salah satu potensi sumber daya alam Desa Romben Rana. Banyak masyarakat Desa Romben Rana yang menjadikan profesi petani siwalan sebagai profesi utama termasuk  masyarakan Dusun Patandun. Hal tersebut dikarenakan letak dusun Patandun yang memiliki luas daratan lebih besar dibandingkan dengan dusun lainnya.
Petani siwalan biasanya akan memanfaatkan buah siwalan dan air siwalan yang diambil setiap pagi dan sore hari untuk dijual. Selain itu, air siwalan juga diolah masyarakat menjadi gula merah yang nantinya akan dijual ke gudang desa yang diperuntukkan untuk menampung gula merah dari pembuat gula merah masyarakat desa.
c)      Pohon Kelapa 
     Letak desa yang dekat dengan pesisir menjadikan pohon kelapa mudah untuk dijumpai disepanjang pinggir pantai. hal tersebut dijadikan masyarakat sebagai penambah ekonomi selain dari hasil melaut. buah kelapa yang masih muda biasanya akan dijual kepada pengepul, sedangkan buah kelapa yang tua sebelum dijual akan dikupas untuk dipisahkan antara buah  kelapa dan seratnya.

0 komentar:

Post a Comment

Powered by Blogger.